Pengertian Bakat Menurut Para Ahli (LENGKAP)

Pengertian Bakat Menurut Para Ahli

Pengertian Bakat Menurut Para Ahli – Sebuah keahlian atau kemampuan yang dimiliki manusia sejak lahir disebut juga dengan bakat. Setiap individu memiliki bakat yang berbeda dengan yang lainnya. Para ahli memiliki keahlian dan bakat yang berbeda pula, untuk itu kami akan membahas secara terperinci  definisi bakat secara umum dan pengertian bakat menurut para ahli.

Pengertian Bakat Secara Umum

Pengertian Bakat Menurut Para Ahli

Pengertian bakat adalah suatu kemampuan yang dimiliki individu untuk mempelajari sesuatu dengan cepat dan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan lainnya.

Pengertian Bakat Menurut Para Ahli

Berikut ini berbagai penjelasan tentang pengertian bakat menurut para ahli. Yuk simak penjelasan selengkapnya !

Brigham (Dalam Suryabrata 1995)

Bakat menurut Brigham merupakan sesuatu yang menjadi titik berat yang sudah dimiliki setiap manusia yang sudah didapatkan dari latihan latihan tertentu dari peforma ataupun kinerjanya.

Crow dan Crow (1989)

Bakat menurut pandangan Crow dan Crow adalah sebuah kualitas yang dimiliki oleh setiap orang yang mana dalam tingkatan yang sangat beragam satu sama lainnya.

Guidford (Dalam Suryabrata, 1995)

Guidford menjelaskan bahwa bakat adalah sebuah hal yang memiliki corak yang berbeda, bakat merupakan kemampuan kinerja yang mana mencakup dimensi psikomotor, dimensi intelektual, serta dimensi perseptual.

M. Ngalim Purwanto (Menurut Buku Psikologi Pendidikan)

Menurut M. Ngalim Purwanto,Kata bakat snendiri lebih dekat definisinya dengan aptitude yang memiliki arti kecakapan pembawaan, yang mana mengenai kesanggupan dan potensi tertentu yang dimiliki oleh seseorang.

Kartini Kartono (1979)

Sedangkan menurut Kartini Kartono  bakat merupakan hal yang mencakup segala faktor yang ada di dalam diri individu yang dimiliki sejak awal pertama kehidupannya dan kemudian menumbuhkan perkembangan keahlian, ketrampilan, dan kecakapan tertentu. Bakat ini sifatnya laten potensial, sehingga masi bisa tumbuh dan dikembangkan

Suganda Pubakawatja (1982)

Menurut seorang pakar bernama Suganda, definisi bakat merupakan benih yang berasal dari suatu sifat yang mana baru akan tampak nyata jika seseorang tersebut mendapat sebuah kesempatan dan kemungkinan untuk dapat mengembangkannya.

Sarwono (1986)

Pengertian bakat menurut Sarwono adalah bakat merupakan kondisi yang ada di dalam diri seseorang yang mana memungkinkannya dengan latihan latihan khusus dalam mencapai pengetahuan, ketrampilan khusus, serta kecakapan.

S.C Utami Munandar (1985)

Selanjutnya S.C Utami Munandar mendefinisikan Bakat atau aptitude  sebagai sebuah kemampuan bawaan dari seseorang yang mana sebagai potensi yang maish perlu untuk dikembangkan lebih lanjut dan dilatih agar dapat mencapai impian yang ingin diwujudkan

Woodworth dan Marquis

Woodworth dan Marquis berpendapat bahwa bakat adalah sebuah prestasi yang mana dapat diramalkan serta diukur dengan melalui sebuah tes khusus. Oleh karena itu, bakat bisa dikategorikan sebagai sebuah kemampuan atau ability. Ability sendiri sebenarnya memiliki 3 arti, antara lain adalah:

Achievement

Achievement merupakan actual ability, yang mana dapat diukur langsung dengan menggunakan alat ataupun tes tes tertentu.

Capacity

Capacity adalah potential ability yang mana hal tersebut dapat diukur dengan cara tidak langsung yaitu melalui kecakapan individu yang mana kecakapan ini dapat dikembangkan dengan perpaduan antara dasar dengan latihan yang intensif serta pengalaman.

Aptitude

Aptitude ialah kualitas yang mana hanya dapat diukur dengan tes tes yang emmang ditujukan untuk tujuan tersebut.

Jenis – Jenis Bakat

Jenis Jenis Bakat Anak

Bakat dibagi ke dalam dua jenis yakni bakat umum dan bakat khusus. Berikut penjelasannya,

Bakat Umum

Bakat umum adalah suatu kemampuan yang memang berupa potensi dasar yang sifatnya umum, hal ini dapat diartikan jika semua orang memang memilikinya. (baca juga: Cara Menjadi Pribadi Yang Menyenangkan)

Bakat Khusus

Selanjutnya bakat khusus adalah suatu kemampuan yang mana memang berupa potensi khusus, yang berarti tak semua orang memilikinya.

Contohnya adalah bakat olahraga, seni, pemimpin, penceramah, dan masih banyak lainnya. Bakat khusus selanjutnya di klasifikasikan kedalam beberapa jenis yakni :

1. Bakat verbal

Bakat verbal merupakan suatu bakat yang ditunjukan dengan konsep dalam bentuk kata kata.

2. Bakat Numerikal

Yang kedua adalah bakat numerikal yani bakat mengenai konsep dalam bentuk angka angka.

3. Bakat Skolastik

Bakat jenis ini merupakan kombinasi dari kata dan angka. Meliputi kemampuan dalam menalar, berpikir, mengurutkan, menciptakan hipotesis, pandangan hidup yang sifatnya rasional, dan lainnya. Kecerdasan ini biasanya ditemukan pada akuntan, ilmuwan, pemograman, dan sebagainya.

4. Bakat Abstrak

Yang disebut dengan bakat abstrak adalah bakat yang bukan dalam bentuk angka maupun kata namun lebih dalam bentuk pola, rancangan, ukuran, bentuk serta posisi posisinya.

Bakat Mekanik, bakat ini biasanya dalam bentuk prinsip prinsip umum IPA, tata kerja, alat alat, dan lainnya.

5. Bakat Relasi Ruang (Spasial)

Bakat Relasi Ruang (Spasial) merupakan bakat yang digunakan untuk mengamati serta menceritakan pola 2 dimensi ataupun berpikir 3 dimensi. Bakat ini akan membuat seseorang memiliki sifat peka yang tajam kepada dalam detail visual. Biasanya bakat ini dimiliki oleh fotografer, artis, pilot, arsitek, dan lainnya.

6. Bakat kecepatan ketelitian klerikal

bakat yang berupa tulis menulis, meramu dalam laboraturium, dan lainnya.

7. Bakat Bahasa

Bakat yang berupa penalaran analistis bahasa. Biasanya ini dimiliki oleh penyiaran, editing, hukum, pramuniaga, jurnalistik, dan lainnya.

Baca juga :

Demikian penjelasan tentang pengertian bakat dan jenis-jenisnya. Semoga artikel yang kami bagikan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Sampai jumpa pada informasi lainnya di Ilmudefinisi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *