Pengertian Dropship, Reseller, Suplier dan Distributor dalam Bisnis Online

Pengertian Dropship, Reseller, Suplier dan Distributor

Pengertian Dropship Reseller Suplier dan Distributor

Pengertian Dropship, Reseller, Suplier dan Distributor

Semakin banyaknya penggunaan gadget dan social media membuat pasar bisnis online banyak diminati. Kemudahan yang diberikan oleh penjual menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembeli. Dengan membeli secara online sobat tidak perlu capek keluar rumah, pesanan akan langsung diantar sampai tujuan.

Dalam bisnis online banyak sekali istilah yang digunakan diantaranya adalah apa itu dropship, dropshipper, reseller, suplier dan bagaimana sistem kerja dropship, perbedaam resseler dan dropshipper serta apa keuntungannya ? Yuk simak penjelasan lengkapnya !

Pengertian Dropship

Pengertian Dropship adalah sebuah metode atau sistem jual beli online di mana penjual tidak melakukan stok barang ataupun proses pengiriman.

Oleh karena itu jika penjual mendapatkan pesanan maka ia hanya perlu meneruskan pesanannya ke dristibutor atau supplier.

Sistem Kerja Dropship

Dalam sistem dropshipper ini sangat dibutuhkan seorang supplier atau distributor sebagai pemasok barang.

Penjual hanya perlu memajang foto-foto barang dari suplier yang akan akan dijual di marketplace, website atau akun-akun social media lainnya.

Untuk itu dibutuhkan data-data pembeli diantaranya nama, alamat, pesanan, nomor telepon dan juga kode pos disertai pembayaran. Kemudian supplier mengirim barang ke pembeli atas nama penjual.

Keuntungan Dropship

Keuntungan yang didapatkan oleh para dropshipper adalah dari selisih harga penjualan dari distributor/supplier ke pembeli. Contoh : Harga barang dari distributor/supplier adalah Rp.100.000,- kemudian dropshipper menjual ke pembeli dengan harga Rp.150.000,- maka keuntungan dropshipper adalah sebesar Rp.50.000,-

Perbedaan Reseller dan Dropshipper

Perbedaan antara reseller dan dropshipper terletak pada modal, stok barang dan prosesnya.

Dropshipper

  • Tidak perlu stok barang
  • Tidak membutuhkan modal
  • Tidak melakukan proses pengiriman

Reseller

  • Harus stok barang
  • Membutuhkan modal besar
  • Melakukan pengiriman

Sistem Kerja Reseller

Biasanya dalam sistem reseller, seorang reseller membeli barang dalam jumlah banyak agar mendapat harga grosir. Selanjutnya menjualnya kembali dengan harga tinggi. Selisih inilah yang kemudian menjadi keuntungan para reseller.

Reseller harus melakukan stok barang dan juga melakukan pengirimkan barang pada para pembeli.

Dapat ditarik kesimpulan bawa dropshipper hanya bertindak sebagai penghubung antara supplier dan konsumen.

Pengertian Distributor dan Supplier

Distributor dan supplier dalam bisnis online yang bertindak sebagai penyedia barang dalam jumlah besar. Distributor dan supplier berperan penting dalam berjualan bisnis online atau olshop.

Demikian penjelasan tentang dropship, reseller, distributor dan juga supplier semoga sobat dapat memahami apa yang telah kami sampaikan. Sampai jumpa pada artikel definisi selanjutnya di Ilmudefinisi.com 🙂