Pengertian Jaring-jaring Makanan, Rantai Makanan dan Contohnya !

57 views

Pengertian Jaring-jaring Makanan dan Rantai Makanan

Pengertian Jaring-jaring Makanan, Rantai Makanan dan Contohnya !

Dalam suatu ekosistem terjadi hubungan antara organisme dan lingkungannya. Hubungan tersebut saling mempengaruhi satu sama lain sehingga membentuk sebuah sistem. Sistem yang ada dalam ekosistem diantaranya adalah jaring-jaring makanan dan juga rantai makanan. Yuk belajar tentang pengertian jaring-jaring makanan, rantai makanan beserta contohnya !

Baca Juga : Pengertian Teks Eksposisi Lengkap| Struktur, Ciri-ciri, Tujuan, Jenis dan Contoh

Pengertian Jaring-jaring Makanan

Pengertian jaring-jaring makanan adalah gabungan dari beberapa rantai makanan yang siklusnya saling berhubungan.

Dalam sebuah jaring-jaring makanan organisme yang terkumpul pada jaring-jaring makanan mempunyai beberapa jenis oragnisme yang dapat dipilih menjadi makanannya.

Berbeda dengan rantai makanan, organisme yang menjadi konsumen hanya memiliki satu pilihan makanan saja. Walaupun tersedia beberapa, namun biasanya jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan organisme yang ada pada jaring-jaring makanan.

Contoh Jaring-jaring Makanan

Dalam jaring-jaring makanan, biasanya dikelompokan berdasarkan tempat hidup atau habitatnya. Contohnya ada kurag lebih 13 jenis mahluk hidup yang terdapat dalam sebuah siklus jaring-jaring makanan.

Organisme tersebut diantaranya adalah phytoplankton, zoopllankton, udang, ikan, burung camar, rumput laut, kepiting, gurita, pinguin, anjing laut, gajah laut, paus biru, dan paus pembunuh.

Kemudian dari 13 contoh mahluk hidup tersebut dapat dikelompokkan menjadi beberapa siklus rantai makanan, berikut adalah penjabarannya :

Contoh jaring-jaring makanan dengan produsen phitoplankton:

  • Phitoplankton, udang, paus biru
  • Phitoplankton, udang, ikan kecil, anjing laut, paus pembunuh
  • Phitoplankton, zooplankton, ikan kecil, anjing laut, paus pembunuh
  • Phitoplankton, udang, ikan kecil, burung camar, anjing laut, paus pembunuh
  • Phitoplankton, zooplankton, ikan kecil, burung camar, anjing laut, paus pembunuh

Baca Juga : Pengertian Dropship, Reseller, Suplier dan Distributor dalam Bisnis Online

Pengertian Rantai Makanan

Definisi rantai makanan adalah sebuah peristiwa makan dan dimakan antara sesama makhluk hidup dengan urutan-urutan tertentu.

Organisme atau mahluk hidup dalam rantai makanan memiliki peran tertentu diantaranya sebagai produsen, konsumen, dan sebagai dekomposer (pengurai). Kemudian dalam setiap proses rantai makanan terdapat urutan atau tingkat tertentu yang disebut dengan trofik.

Trofik tingkat pertama (produsen)

Trofik tingkat pertama  atau produsen adalah sebuah organisme yang mampu membuat makanannya sendiri. Contoh dari organisme tingkat pertama adalah tumbuhan hijau yang mendapatkan makanan dari sinar matahari melalui proses fotosintesis.

Trofik tingkat ke-2 (konsumen tingkat 1)

Pada trofik kedua diduduki oleh konsumen tingkat 1 yakni sebuah organisme yang mendapat makanan secara langsung dengan mengkonsumsi organisme pada tingkat trofik pertama. Biasanya organisme yang mengisi Trofik tingkat ke-2 adalah hewan sejenis herbivora pemakan tumbuhan seperti belalang.

Trofik tingkat ke-3

Trofik tingkat ke-3 atau yang disebut dengan konsumen tingkat merupakan sebuah organisme yang sumber makanannya dari tingkat trofik sebelumnya (trofik 2). Untuk tingkatan yang ketiga ini diisi oleh hewan-hewan karnivora yang masih bisa dimangsa oleh hewan lain. Contoh trofik tingkat 3 adalah tikus.

Trofik tingkat 4 (konsumen puncak)

Trofik tingkat 4  merupakan konsumen yang menduduki puncak rantai makanan. Pada tingkat ini adahah organisme yang makanannya bersumber dari trofik sebelumnya dan tidak bisa dimakan lagi oleh organisme lainnya. Contoh trofik pada tingkat yakni terdiri dari hewan-hewan karnivora seperti singa, elang, dan harimau.

Pengurai (dekomposer)

Bagian terakhir dalam rantai makanan ditempati oleh dekomposer adalah mahluk hidup yang tugasnya menguraikan jasad organisme yang sudah mati. Contoh dekomposer adalah jamur dan juga bakteri pembusuk.

Contoh Rantai Makanan

Untuk memahami sistem dalam rantai makanan simaklah beberapa contoh rantai makanan dibawah ini :

  • Ekosistem sungai : tumbuhan air – ikan – bangau – buaya
  • Ekosistem sawah : padi – tikus – ular – elang – pengurai
  • Ekosistem padang rumput : rumput – rusa – singa – pengurai
  • Ekosistem hutan : tumbuhan – kelinci – ular – elang – pengurai
  • Ekosistem laut : phtoplankton – zooplankton –ikan kecil – ikan sedang – ikan besar – pengurai

Sudah jelas bukan penjelasan tentang Pengertian Rantai Makanan dan Jaring-jaring Makanan yang kami sampaikan ? Semoga artikel yang Ilmudefinisi.com bagikan ini dapat bermanfaat bagi kita semua 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *