Pengertian Jaringan Tumbuhan, Ciri-ciri, Macam, Struktur dan Fungsinya !

10 views

Pengertian Jaringan Tumbuhan – Setelah belajar banyak tentang pelajaran Bahasa Indonesia pada postingan sebelumnya. Hari ini kita akan belajar tentang Ilmu Biologi yakni terkait pengertian jaringan tumbuhan, ciri-ciri jaringan tumbuhan, struktur, jenis-jenis serta fungsinya. Yuk langsung saja kita simak ulasannya !

Pengertian Jaringan Tumbuhan Menurut Para Ahli

Pengertian Jaringan Tumbuhan

Pengertian jaringan tumbuhan adalah sekelompok sel yang mempunyai asal struktur dan fungsi yang sama.

Pada awal perkembangan tumbuhan semua sel melakukan pembelahan diri. Namun setelah tumbuhan berkembang lebih lanjut pembelahan sel menjadi terbatas hanya di bagian khusus dari tumbuhan. Jaringan khusus tersebut tetap bersifat embrionik sehingga selalu membelah. Jaringan embrionik ini disebut dengan jaringan meristem.

Macam-Macam Struktur Jaringan Tumbuhan Beserta Fungsinya

Jaringan pada tumbuhan dibagi kedalam dua jenis yakni jaringan meristem dan jaringan dewasa. Berikut adalah penjeasannya !

Jaringan Meristem pada Tumbuhan

Jaringan Meristem pada Tumbuhan

Pengertian Jaringan Meristem atau jaringan embrionik adalah jaringan muda yang sekelompok sel-selnya aktif membelah.

Sel-sel meristem akan menghasilkan sel baru yang sebagian dari hasil pembelahan akan tetap berada di dalam meristem, hal ini disebut sebagai sel permulaan atau inisial. Sedangkan dari sel-sel baru, digantikan kedudukannya oleh sel meristem yang disebut dengan derivatif atau turunan.

Ciri-Ciri Jaringan Meristem

Jaringan meristem memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Memiliki ukuran sel yang kecil
  • Terdiri dari sel-sel muda dalam fase pembelahan dan pertumbuhan
  • Sel berdinding tipis
  • Memiliki nukleus yang relatif besar
  • Vakuola berukuran kecil
  • Banyak mengandung sitoplasma
  • Selnya berbentuk kubus

Macam-macam Jaringan Meristem

Jaringan meristem memiliki beberapa jenis yakni :

Macam-macam jaringan meristem berdasarkan posisi dalam tumbuhan

Meristem apikal

Meristem apikal terdapat di ujung puncak utama dan pucuk lateral serta ujung akar

Meristem interkalar

Meristem interkalar merupakan jaringan meristem yang terdapat di antara jaringan dewasa, contohnya pada meristem pangkal ruas tumbuhan anggota suku rumput-rumputan

Meristem lateral

Meristem lateral terletak sejajar dengan permukaan organ ditemukannya, contohnya pada kambium dan kambium gabus (felogen).
Macam-macam jaringan meristem berdasarkan asal usulnya

Meristem primer

Meristem primer merupakan jaringan meristem yang apabila sel-selnya berkembang langsung dari sel-sel embrionik (meristem apikal)

Meristem sekunder

Meristem sekunder merupakan jaringan meristem yang apabila sel-selnya berkembang dan jaringa dewasa yang sudah mengalami deferensiasi.

Contoh jaringan meristem sekunder  : kambium dan kambium gabus (felogen).

Jaringan Dewasa (Permanen) Tumbuhan

Jaringan Dewasa (Permanen) Tumbuhan

Jaringan meristem dewasa adalah jaringan yang telah mengalami deferensiasi. Jaringan ini sudah tidak mengalami pembelahan lagi atau tidak aktif.

Ciri-ciri Jaringan Dewasa (permanen)

Ciri-ciri jaringan dewasa antara lain :

  • Tidak aktif membelah diri
  • Berukuran lebih besar dari pada jaringan meristem
  • Mempunyai vakuola yang berukuran besar, sehingga memiliki plasma sel yang sedikit dan merupakan selaput yang menempel pada dinding sel
  • Di sela-sela selnya memiliki ruang antarsel
  • Sel telah mengalami penebalan dinding sesuai dengan fungsinya.

Macam-macam Jaringan Dewasa (Permanen)

Berdasarkan bentuk dan fungsinya, jaringan dewasa dibedakan menjadi beberapa macam yakni :

Jaringan Epidermis (pelindung)

Jaringan epidermis atau yang disebut dengan jaringan pelindung adalah lapisan paling luar pada setiap organ tumbuhan seperti akar, batang, daun, buah, bunga, biji). Jaringan epidermis berfungsi sebagai pelindung yang menutupi seluruh organ tumbuhan. Jaringan epidermis berasal dari protoderm. Setelah tua bisa tetap ada atau rusak, dan jika sampai rusak maka jaringan epidermis akan digantikan oleh gabus. Umumnya lapisan epidermis hanya terdiri dari selapisn namun ada juga yang lebih dengan bentuk dan ukuran yang beragam.

Ciri-ciri Jaringan Epidermis

Jaringan epidermis memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Memiliki susunan sel rapat tanpa disertai ruang antarsel
  • Terdiri dari sel-sel hidup
  • Dinding sel yang beragam dengan bergantung posisi dan jenis tumbuhan
  • Memiliki protoplasma hidup yang mengandung kristal garam, getah, kristal silikat, dan minyak.
  • Memiliki vakuola yang berukuran besar yang dapat berisi antosianin
  • Tidak berkloroplas, kecuali pada sel penutup, pada hidrofit, dan tumbuhan dibawah naungan
  • Mengalami modifikasi dengan membentuk derivat jaringan epidermis seperti stomata, vilamen, trikomata (rambut-rambut), sel kersik (sel silika), spina (duri), sel kipas.

Fungsi-fungsi Jaringan Epidermis

Jaringan epidermis memiliki fungsi sebagai jaringan pelindung. Namun selain berfungsi sebagai jaringan pelindung, ternyatajaringan epidermis memiliki fungsi lainnya yakni :

  • Membatasi penguapan
  • Penyerapan dan penyimpan air
  • Penyokong mekanik

Jaringan Parenkim (Dasar)

Jaringan parenkin (dasar) adalah jaringan yang terdapat diseluruh organ tumbuhan. Jaringan parenkim terbentuk dari sel-sel yang hidup dengan struktur morfologis dan siologis yang beragam. Dapat disebut sebagai jaringan dasar karena memiliki peranan sebagai penyusun sebagian besar jaringan pada akar, batang, daun, buah, dan biji.

Ciri-ciri Jaringan Parenkim (Dasar)

Jaringan parenkim memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Terdiri atas sel-sel yang berukuran besar dan berdinding tipis
  • Memiliki bentuk sel segi enam
  • Letak inti sel mendekati dasar sel
  • Mempunyai banyak vakuola
  • Dapat bersifat embrional dan meristematik
  • Mempunyai ruang antarsel

Fungsi-fungsi Jaringan Parenkim (Dasar)

Jaringan parenkim memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut :

  • Sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan
  • Tempat berlangsungnya fotosintetis
  • Sebagai jaringan penyokong

Macam-macam Jaringan Parenkim (Dasar)

Jaringan parenkim (dasar) dibagi ke dalam dua kelompok yakni berdasarkan fungsinya dan berdasarkan bentuknya.

Macam-macam jaringan parenkim berdasarkan fungsinya :

1. Parenkim asimilasi (klorenkim)

Mengandung klorofil dan berfungsi untuk fotosintetis

2. Parenkim air

Jaringan yang terdapat pada tumbuhan xerofit atau epifit sebagai penimbun/menyimpan air untuk melewati musim kering.

3. Parenkim penimbun

Jaringan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan. Jaringan ini biasa terdapat pada akar, buah, umbi, dan batang. Makanan tersebut dapat berbentuk zat-zat padat, tepung, lemak, protein, gula.

4. Parenkim udara (aerenkim)

Jaringan yang memiliki ruang antarsel yang berfungsi dalam mengapungkan tumbuhan di air, hal ini dapat ditemukan pada tangkai daun canna sp

5. Parenkim pengangkut

Jaringan yang berfungsi sebagai pembuluh angkut baik itu makanan dan maupun air.

Jenis-jenis Jaringan Parenkim

Berdasarkan bentuknya, jaringan parenkim dibedakan menjadi dua yakni parenkim palisade dan parenkim bintang. Inilah keterangannya :

1. Parenkim Palisade

Parenkin palisade merupakan jaringan penyusun mesofil pada daun. Jaringan ini terdapat pada biji dengan bentuk sel panjang, tegak, mengandung banyak kloroplas.
Parenkim bunga karang : jaringan penyusun mesofil daun yang berukuran tidak tetap serta terdapat ruang antar sel lebar

2. Parenkim Bintang

Jaringan bintang merupakan jaringan yang dapat ditemukan pada tangkai daun canna sp. Dengan bentuk seperti bintang yang bersambungan pada bagian ujungnya

3. Parenkim Lipatan

Parenkim lipatan merupakan jaringan yang dapat dijumpai pada mesiofil daun pinus dan padi. Terjadi perlipatan ke arah dalam pada bagian dinding sel dan mengandung banyak kloroplas.

Jaringan Mekanik Tumbuhan

Jaringan Penyokong/Penguat (mekanik) Tumbuhan

Jaringan penyokong/penguat adalah jaringan yang memberikan kekuatan bagi tumbuhan sehingga mampu berdiri tegak. Jaringan penyokong (penguat) tumbuhan di bagi berdasarkan sifat dan bentuknya antara lain sebagai berikut..

Jaringan kolenkim

Jaringan kolenkim adalah jaringan penyokong atau penguat pada organ tumbuhan muda dan tanaman herba. Kolenkim merupakan sel hidup yang sifatnya mirip dengan parenkim. Ada sel yang mengandung kloroplas dan berperan dalam proses fotosintetis. Kolenkim tersusun dari sel-sel hidup dengan protoplasma yang aktif dan memiliki bentuk memanjang dengan penebalan yang tidak merata. Jaringan penyokong berfungsi dalam memperkokoh tumbuhan. Sel-sel yang kuat, tebal dan telah mengalami spesialisasi. Jaringan ini juga berfungsi sebagai pelindung biji dam belas veskuler.

Ciri-ciri Jaringan Kolenkim

Ciri-ciri jaringan kolenkim adalah sebagai berikut :

  • Memiliki struktur yang tebal dan juga kuat
  • Dapat mengalami spesialisasi
  • Terdapat pada batang, daun dan biji
  • Selnya mengalami penebalan pada bagian sudutnya
  • Penebalan berupa selulosa
  • Pada umumnya berkelompok membentuk untaian atau silinder

Fungsi-fungsi Jaringan Kolenkim

  • Jaringan Kolenkim memiliki fungsi sebagai berikut :
  • Menunjang dan memperkokoh bentuk tumbuhan
  • Melindungi berkas pengangkut
  • Memperkuat jaringan parenkim

Jaringan sklerenkim

Jaringan sklerenkim adalah jaringan penguat yang diri dari sel-sel mati. Sklerenkim memiliki dinding sel yang kuat, tebal dan mengandung lignin. Sklerenkim terbagi dari dua macam berdasarkan bentuknya yaitu, serabut dan sklereid (sel batu). Serabut atau serat berasal dari jaringan meristem yang terdiri dari sel-sel panjang dan bergerombol membentuk anyaman atau pita. Misalnya pelepah daun pisang. Sedangkan pada sklereid (sel batu) adalah jaringan sklerenkim yang bentuk selnya membulat dengan dinding sel mengalami penebalan. Misalnya pada tempurung kelapa atau kulit biji beras.

Ciri-ciri Jaringan Sklerenkim

Jaringan sklerenkim merupakan jaringan yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Mengalami penebalan pada seluruh bagian dinding sel
  • Penebalan yang berupa lignin
  • Berupa sel mati
  • Pada umumnya ditemukan pada organ tumbuhan yang tidak lagi mengalami pertumbuhan dan perkembangna
  • Terletak pada perisikel, korteks dan diantara xilem dan floem
  • Fungsi jaringan sklerenkim
  • Sebagai alat untuk bertahan terhadap tekanan dari luar
  • Melindungi dan menguatkan bagian dalam sel
  • Sebagai alat penyokong

Jaringan pengangkut

Jaringan pengangkut merupakan jaringan yang bertugas dalam mengangkut zat. Jaringan pengangkut dibedakan menjadi dua jenis yakni xilem dan floem.

Xilem

Xilem adalah pengakut zat makanan dengana menyalurkan air dan mineral dari akar menuju ke daun dan bagian tubuh lainnya. Xilem terdiri dari dua macam antara lain sebagai berikut…

Unsur trakeal, terdiri dari trakea (sel-sel berbentuk tabung) dan trakeid (sel-sel yang panjang dengan lubang pada dinding selnya)

Serabut xilem, terdiri dari sel panjang degan ujung yang meruncing

Parenkim xilem, berisi zat seperti cadangan makanan, tanin dan kristal

Floem

Floem adalah pengangkut zat makanan dari hasil fotosintetis dari daun ke seluruh tubuh. Floem tersusun antara lain sebagai berikut…

Bulu tapis, berbentuk tabung dengan ujung yang berlubang

Sel pengiring, berbentuk silinder dengan plasma yang dekat

Serabut floem, berbentuk panjang dengan ujung berimpit dan dindingnya tebal

Parenkim floem, selnya hidup, memiliki dinding primer dengan lubang kecil yang disebut noktah. Parenkim floem berisi tepung, damar, atau kristal.

Jaringan gabus

Jaringan gabus adalah jaringan yang tersusun dari sel-sel gabus yang berbentuk memanjang. Jaringan gabus berfungsi melindungi jaringan lain yang terdapat dibawahnya agar tidak terlalu agak tidak terlalu banyak kehilangan air. Sel gabus dapat ditemukan dipermukaan luar batang.

Ciri-ciri Jaringan Gabus

Jaringan gabus sendiri memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Disusun dari sel-sel parenkim gabus
  • Merupakan sel mati dan kosong
  • Berbentuk memanjang dan berdinding gabus

Macam-macam Jaringan Gabus

Jaringan gabus terdiri atas dua macam yakni Felem dan Feloderm. Berikut penjelasannya :

Felem

Felem adalah jaringan gabus yang dibentuk oleh kambium gabus berarah luar dan sel-sel matinya

Feloderm

Feloderm adalah jaringan gabus yang dibentuk kambium gabus ke arah dalam dan sel-selnya hidup menyerupai parenkim.

Baca juga :

Demikian informasi tentang Pengertian Jaringan Pada Tumbuhan. Semoga informasi ini membantu sobat dalam belajar seputar jaringan tumbuhan. Untuk informasi lain seputar pendidikan simaklah Ilmudefinisi.com karena kami akan mengupdate informasi terbaru setiap harinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *