Pengertian Manajemen (Tujuan, Fungsi, Jenis-jenis, Unsur dan Prinsipnya )

Pengertian Manajemen Secara Umum

Pengertian Manajemen Secara Umum – Bagi sobat yang belajar tentang bisnis dan ekonomi tentunya tidak asing lagi bukan dengan materi manajemen ? Apa itu manajemen, apa tujuan manajemen, bagaimana fungsinya, serta prinsip-prinsip apa saja yang harus ada dalam manajemen ? Yuk langsung saja kita kupas tuntas materi seputar manajemen.

Pengertian Manajemen Secara Umum

Pengertian Manajemen Secara Umum

Manajemen adalah sebuah proses untuk mengatur sesuatu yang dilakukan oleh sekelompok orang atau organisasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut dengan cara bekerja sama memanfaatkan sumber daya yang dimiliki.

Pengertian Manajemen Secara Etimologi

Secara Etimologi, kata manajemen sendiri berasal dari bahasa Perancis kuno yakni kata ‘ménagement‘, yang memiliki arti “seni melaksanakan dan mengatur.”

Dalam bahasa Italia (1561) manajemen berasal dari kata maneggiare yang berarti “mengendalikan,” kata ini diambil dari konteks mengendalikan kuda, yang berasal dari bahasa latin manus yang berarti “tangan”.

Kemudian bahasa Prancis mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement yang diartikan sebagai seni melaksanakan dan mengatur.

Fungsi Manajemen

Fungsi utama manajemen dalam sebuah bisnis adalah sebagai perencanaan, pengorganisasian, penempatan, pengarahan, dan pengawasan.

Perencanaan (Planning)

Perencanaan atau planning merupakan proses awal dalam manajemen. Fungsi dari planning adalah untuk menentukan tujuan dari perusahaan atau suatu organisasi dalam bentuk visi dan misi baik jangka panjang dan jangka pendek. Dalam perencanaan juga menentukan strategi-strategi yang harus ditempuhguna mencapai tujuan perusahaan.

Pengorganisasian (Organizing)

Fungsi kedua dari manajemen adalah pengorganisasian atau organizing. Organizing berguna untuk mengorganisasi/mengatur orang-orang yang ada dalam organisasi atau perusahaan tersebut. Tujuannya adalah supaya mereka dapat menjalankan peran dan fungsinya masing-masing dengan maksimal. 

Penempatan (Staffing)

Staffing funsinya hampir mirip dengan organizing, namun pada staffing lebih luas lagi. Tidak jauh berbeda dengan organizing yang memanage sumber daya manusia, staffing ini lebih luasdan mengacu pada sumber daya secara umum seperti peralatan dan inventaris yang dimiliki oleh perusahaan.

Pengarahan (Coordinating)

Fungsi keempat dari manajemen adalah fungsi pengarahan. Fungsi pengarahan atau coordinating merupakan sebuah fungsi yang bertujuan untuk meningkatkan efisensi dan efektifitas kinerja, membuat suasana dalam lingkungan kerja menjadi dinamis, sehat, nyaman, dan lain-lain. Fungsi ini diemban oleh seorang manajer sehingga manajer memiliki fungsi utama untuk mengkoordinasi bawahannya supaya dapat meningkatkan performa kerja masing-masing.

Pengawasan ( Controlling )

Untuk fungsi yang terakhir dari sebuah manajemen adalah fungsi pengawasan. Di dalam pengawasan tedapat elemen-elemen penting contohnya evaluasi dan pembuatan kebijakan baru. Tujuan dari controlling adalah untuk mengawasi kinerja seluruh manusia yang ada didalamnya guna meningkatkan standar perusahaan.

Tujuan-Tujuan Manajemen

Setelah memahami fungsi dalam manajemen. Simaklah tujuan dari manajemen di bawah ini :

  • Dapat menentukan strategi yang efektif serta efisien untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
  • Melakukan evaluasi kerja, dan mengkaji ulang akan situasi yang terjadi yang bertujuan untuk melakukan penyesuaian strategi jika terjadi hal-hal yang diluar strategi.
  • Mengatur dan menjaga kesehatan emosi (personal), keuangan, dan semua sektor perusahaan supaya perusahaan bisa mencapai profit yang maksimal.
  • Mengevaluasi dan meninjau kembali kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang maupun ancaman yang ada.

Unsur-unsur Manajemen

Manajemen memiliki beberapa unsur diantaranya :

Manusia (Human)

Manusia adalah faktor yang paling penting dan menentukan dalam manajemen. Dalam praktiknya, manusia lah yang membuat tujuan dan melakukan proses pencapaian tujuan tersebut. Dengan kata lain, proses kerja tidak akan terjadi bila terdapat unsur manusia di dalamnya.

Uang (Money)

Uang juga menjadi unsur yang tak kalah penting dengan manusia. Dalam manajemen unsur ini memiliki pengaruh yang besar. Hal ini dikarenakan hasil kegiatan merupakan unsur manajemen yang sangat berpengaruh karena hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam sebuah perusahaan. Unsur uang ini menjadi alat dalam proses pencapaian tujuan dengan penggunaannya yang diperhitungkan secara rasional.

Penggunaan atau fungsi uang dalam suatu perusahaan adalah digunakan untuk biaya operasional, seperti gaji pegawai, pembelian dan perawatan peralatan kantor, dan peralatan lainnya yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Materials (Bahan)

Meterial atau bahan ini terdiri dari bahan setengah jadi atau raw material dan bahan jadi. Material merupakan salah satuunsur yang  menjadi faktor penting dalam dunia usaha karena hasil yang baik hanya bisa dicapai bila terdapat material yang baik.

Mesin (Machines)

Dalam dunia bisnis dan usaha mesin sangat dibutuhkan manusia untuk melakukan pekerjaan yang sulit menjadi lebih mudah dan cepat. Penggunaan mesin dapat meningkatkan hasil dan keuntungan serta membuat proses kerja menjadi lebih efektif dan efisien.

Metode (Methods)

Proses pelaksanaan kerja hanya dapat berjalan dengan efektif dan efisien bila dilakukan dengan metode yang tepat. Suatu metode kerja harus mempertimbangkan sasaran, fasilitas, waktu, uang, dan kegiatan bisnis.

Metode yang tepat dan baik juga harus dipahami oleh manusia yang menjalankannya. Dapat dikatakan juga bahwa sebuah metode hanya bisa berjalan dengan baik bila manusia terlibat di dalamnya.

Pasar (Market)

Selain beberapa unsur diatas, pasar atau market merpakan unsur terakhir dalam manajemen. Proses pemasaran produk merupakan unsur manajemen yang sangat krusial bagi sebuah perusahaan. Jika tidak ada pemasaran maka barang tidak akan terjual.

Suatu bisnis bisa menguasai pasar bila menawarkan produk yang berkualitas dan sesuai dengan minat dan daya beli konsumen. Itulah sebabnya proses pemasaran sangat erat hubungannya dengan kualitas barang yang dipasarkan.

Jenis-Jenis Manajemen

Ilmu manajemen erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Berikut adalah jenis-jenis manajemen :

  • Manajemen Strategi
  • Manajemen Administrasi Perkantoran
  • Manajemen Biaya
  • Manajemen Organisasi
  • Manajemen Personalia dan Administrasi
  • Manajemen Perusahaan
  • Manajemen Pemasaran
  • Manajemen Produksi
  • Manajemen Keuangan
  • Manajemen Waktu
  • Manajemen Organisasi
  • Manajemen Komunikasi
  • Manajemen Pendidikan
  • Manajemen Konstruksi
  • Manajemen Agribisnis
  • Manajemen Stress
  • Manajemen Sumber Daya Manusia
  • Manajemen Risiko
  • Manajemen Rantai Pasokan
  • Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Manajemen Hubungan Masyarakat (Humas)

Baca juga :

Demikian penjelasan tentang pengertian manajemen, tujuan, fungsi, prinsip-prinsip dan contoh manajemen dalam dunia bisnis. Simak terus artikel pendidikan di Ilmudefinisi.com pada postingan esok hari ya 🙂