Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli (TERLENGKAP!)

Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli

Pengertian Motivasi – Selamat datang di Ilmudefinisi.com senang sekali rasanya bisa terus berbagi informasi penting dan menarik seputar Ilmu pendidikan. Kali ini kami akan membahas tentang Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli. Yuk langsung saja simak penjelasan selengkapnya !

Pengertian Motivasi Secara Umum

Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli

Pengertian motivasi secara umum adalah suatu dorongan dengan tujuan sebagai penyemangat atau penggerak untuk seseorang sebagai upaya dalam hal yang positif bahkan hingga negatif.

Motivasi berasal dari bahasa inggris ‘motivation’, dari kata dasar ‘motive’ yang diartikan dalam bahasa Melayu yang artinya tujuan atau segala upaya untuk mendorong seseorang dalam melakukan sesuatu.

Pengertian Motivasi Menurut Para Ahli

Definisi motivasi menurut para ahli adalah sebagai berikut :

A. Anwar Prabu Mangkunegara

Pengertian motivasi menurut A. Anwar Prabu Mangkunegara adalah suatu kondisi yang berpengaruh membangkitkan, mengarahkan dan memelihara prilaku yangberhubungan dengan lingkungan kerja.

Azwar “2000:15”

Azwar “2000:15” mendrfinisikan Motivasi adalah suatu rangsangan, dorongan ataupun pembangkit tenaga yang dimiliki seseorang atau sekelompok masyarakat yang mau berbuat dan bekerjasama secara optimal dalam melaksanakan sesuatu yang telah direncanakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

American Enylopedia “Dalam Malayu 2005:143”

Selanjutnya American Enylopedia “Dalam Malayu 2005:143” mendeskripsikan bahwa motivasi sebagai kecenderungan “suatu sifat yang merupakan pokok pertentang” dalam diri seseorang yang membangkitkan topangan dan mengarahkan tindak-tanduknya.

Barton Dan Martin “Dalam Marwansyah Dan Mukaram, 2000:151”

Definisi motivasi adalah kekuatan yang menggerakan perilaku yang memberi arah pada perilaku dan mendasari kecenderungan untuk tetap menunjukkan perilaku tersebut.

Edwin B. Flippo

Pengertian motivasi adalah suatu keahlian dalam mengarahkan seorang pegawai dan sebuah organisasi agar dapat bekerja supaya berhasil, hingga para pegawai dan tujuan dari organisasi tersebut tercapai.

Djamarah “2002:34”

Dalam bukunya Djamarah “2002:34” mengartikan motivasi sebagai perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya feeling dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. Perubahan energi dalam diri seseorang itu berbentuk suatu aktivitas nyata berupa kegiatan fisik. Karena seseorang mempunyai tujuan tertentu dak aktivitasnya maka seseorang mempunyai motivasi yang kuat mencapainya dengan segala upaya yang dapat ia lakukan untuk mencapainya.

G.R. Terry “Dalam Malayu, 2005:145”

Definisi motivasi menurut G.R. Terry “Dalam Malayu, 2005:145” adalah keinginan yang terdapat pada diri seseorang individu yang merangsangnya untuk melakukan tindakan-tindakan.

Hamalik “1992:173”

Hamalik mejelaskan bahwa Motivasi merupakan perubahan energi dalam diri atau pribadi seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan.

H. Hadari Nawawi

Menueurt H Hadari Nawaei motivasi adalah seseorang melakukan sesuatu perbuatan atau kegiatan yang berlangsung secara sadar.

Henry Simamora

Motivasi menurut Henry Simamora adalah sebuah fungsi dari perharapan individu bahwa upaya tertentu akan menghasilkan tingkat kinerja yang pada gilirannya akan membuahkan imbalan atau hasil yang dikehendaki.

Makmun “2004”

Makmun “2004” menyatakaan bahwa Motivasi menjadi suatu kekuatan, tenaga atau daya atau suatu keadaan yang kompleks dan kesiapsediaan dalam diri individu untuk bergerak ke arah tujuan tertentu, baik disadari maupun tidak disadari.

Mulyasa “2003:112”

Motivasi menurut Mulyasa merupakan tenaga pendorong atau penarik yang menyebabkan adanya tingkah laku ke arah suatu tujuan tertentu. Peserta didik akan bersungguh-sungguh karena motivasi yang tinggi.

Malayu “2005:143”

Selanjutnya Malayu berpendapat Motivasi berasal dari kata latin movere yang berarti dorongan atau pemberian daya penggerak yang menciptakan kegairahan kerja seseorang agar mereka mau bekerja sama, bekerja efektif dan terintegrasi dengan segala daya upayanya untuk mencapai kepuasan.

Mc. Donald “Dalam Sardiman 2007:73”

Motivasi perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya “feeling” dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan.

Robbins Dan Judge

Motivasi menurut Robbins Dan Judge adalah suatu proses yang menjelaskan intensitas, arah dan ketekunan individu agar dapat mencapai tujuannya.

Sardiman “2007:73”

Menyebutkan motif dapat diartikan sebagai daya upaya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu.

Sargent, (dikutip oleh Howard, 1999)

Motivasi adalah sesuatu apa yang membuat seseorang bertindak menyatakan bahwa motivasi merupakan dampak dari interaksi seseorang dengan situasi yang dihadapinya (Siagian, 2004).

Soemanto

Soemanto mendefinisikan motivasi sebagai suatu perubahan tenaga yang ditandai oleh dorongan efektif dan reaksi-reaksi pencapian tujuan. Karena kelakukan manusia itu selalu bertujuan, kita dapat menyimpulkan bahwa perubahan tenaga yang memberi kekuatan bagi tingkahlaku mencapai tujuan, telah terjadi di dalam diri seseorang.

Uno “2007”

Motivasi dapat diartikan sebagai dorongan internak dan eksternal dalam diri seseorang yang diindikasikan dengan adanya, hasrat dan minat, dorongan dan kebutuhan, harapan dan cita-cita, penghargaan dan penghormatan. Motivasi ialah sesuatu apa yang membuat seseorang bertindak “Sargent, dikutip oleh Howard, 199” menyatakan bahwa motivasi merupakan dampak dari interaksi seseorang dengan situasi yang dihadapinya “Siagian, 2004”.

Viktor H. Vroom

Victor H. Vroom berpendapat motivasi ialah sebuah akibat dari suatu hasil yang ingin diraih atau dicapai oleh seseorang dan sebuah perkiraan bahwa apa yang dilakukannya akan mengarah pada hasil yang diinginkannya.

Winardi (2007,p1)

Menurut Winardi motivasi berasal dari kata motivation yang berarti ”menggerakkan”. Motivasi merupakan hasil sejumlah proses yang bersifat internal atau eksternal bagi seorang individu, yang menyebabkan timbulnya sikap entutiasme dan persistensi dalam hal melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu.

Wiener “1990”

Yang dikutip Elliot et al “2000” motivasi didefinisikan sebagai kondisi internal yang membangkitkan kita untuk bertindak, mendorong kita mencapai tujuan tertentu dan membuat kita tetap tertarik dalam kegiatan tertentu.

Baca juga :

Demikian penjelasan tentang pengertian motivasi menurut para ahli. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan sobat mengenai definisi motivasi. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *