Pengertian Pendapatan Nasional ( Manfaat, Konsep dan Cara Menghitungnya )

Posted on

Setelah kita belajar tentang Pendidikan Kewarganegaraan pada artikel sebelumnya. Yuk beralih ke Ilmu Ekonomi pada sub bab Pengertian Pendapatan Nasional.

Materi yang akan kita bahas pada sub bab Pendapatan Nasional diantaranya :

  • Materi pendapatan nasional
  • Contoh pendapatan nasional
  • Manfaat pendapatan nasional
  • Pendapatan nasional rumus
  • Komponen pendapatan nasional
  • Pendapatan nasional indonesia

Pengertian Pendapatan Nasional

Pengertian Pendapatan Nasional

Pendapatan Nasional adalah seluruh pendapatan yang diterima oleh setiap anggota masyarakat di suatu negara dalam periode tertentu, umumnya dihitung dalam satu tahun.

Dapat di simpulkan juga bahwa pendapatan nasional adalah jumlah total hasil produksi nasional yang dihasilkan oleh semua anggota masyarakat di suatu negara dalam periode tertentu, umumnya dalam satu tahun.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam Pendapatan Nasional :

Nilai total hasil produksi akhir (barang dan jasa)

Nilai total hasil produksi akhir barang dan jasa maksudnya adalah nilai yang dihitung adalah nilai akhir barang dan jasa.

Suatu perekonomian

Suatu perekonomian menjelaskan batasan penduduk dari suatu negara.

Adanya periode

Periode menjelaskan batasan perhitungan setiap periode (umumnya dalam satu tahun).

Konsep Pendapatan Nasional

Guna mengetahui pendapatan nasional negara kita harus memahami beberapa konsep berikut ini :

Produk Domestik Bruto (GDP)

Produk Domestik Bruto atau Gross Domestic Product merupakan jumlah total barang dan jasa yang berhasil diproduksi oleh unit-unit eknomi di dalam negeri atau domestik dalam satu periode, yaitu dalam satu tahun. Rumus penghitungan Produk Domestik Bruto adalah :

GDP = Pendapatan Masyarakat Dalam Negeri + Pendapatan Asing Dalam Negeri

Barang dan jasa yang diproduksi oleh badan usaha asing di dalam negeri juga termasuk di dalam Gross Domestic Product (GDP). Sebagai contoh, perusahan Y milik Jepang memiliki cabang di Indonesia, maka hasil produksinya termasuk dalam GDP.

Produk Nasional Bruto (GNP)

Produk Nasional Bruto atau Gross National Product adalah total jumlah produk, baik barang maupun jasa, yang diproduksi oleh masyarakat suatu negara dalam periode tertentu, umumnya dalam satu tahun. Produksi tersebut termasuk yang dihasilkan oleh warga negara tersebut di luar negeri, misalnya pengusaha Indonesia yang beroperasi di negara lain.

GNP = Pendapatan WNI Dalam Negeri + Pendapatan WNI Luar Negeri – Pendapatan Asing Dalam Negeri

Produk Nasional Netto (NNP)

Produk Nasional Netto (Net National Product) jumlah total Produk Nasional Bruto dikurangi dengan penyusutan barang modal. Penyusutan merupakan penggantian barang modal bagi peralatan yang digunakan untuk kegiatan produksi. Biasanya berupa taksiran sehingga bisa terjadi kekeliruan walaupun relatif kecil.

NNP = GNP – depresiasi (penyusutan barang modal)

Pendapatan Nasional Netto (NNI)

Pendapatan Nasional Netto (Net National Income) adalah pendapatan yang dihitung berdasarkan jumlah balas jasa yang diperoleh masyarakat pemilik faktor produksi.

NNI = NNP – Pajak Tidak Langsung

Pendapatan Perseorangan (PI)

Pendapatan perseorangan (Personal Income) adalah jumlah total pendapatan yang diperoleh oleh masing-masing orang dalam masyarakat, termasuk penghasilan yang didapatkan tanpa harus bekerja, misalnya PNS yang mendapatkan uang pensiun.

PI = NNI – Pajak Perusahaan – Iuran – Laba Ditahan + Transfer Payment

Transfer Payment adalah semua penerimaan yang bukan dari hasil balas jasa produksi, tapi diambil dari pendapatan nasional tahun sebelumnya. Misalnya dana pensiun, tunjangan pengangguran, dan lain-lain.

Pendapatan yang Siap Dibelanjakan (DI)

Pendapatan yang Siap Dibelanjakan (Disposable Income) adalah penghasilan yang sudah dikurangi dengan pajak langsung sehingga dapat dibelanjakan atau disimpan dalam bentuk investasi.

DI = PI – Pajak Langsung

Pajak langsung adalah yang pajak yang tidak bisa dialihkan kepada pihak lain, misalnya pajak penghasilan.

Pendekatan Perhitungan Pendapatan Nasional

Perhitungan Pendapatan Nasional dapat dilakukan dengan 3 pendekatan. Adapun pendekatan perhitungan Pendapatan Nasional adalah sebagai berikut:

Pendekatan Produksi

Pendekatan produksi merupakan sebuah pendekatan yang dilakukan dengan cara menambahkan nilai produksi akhir dari setiap sektor. Contohnya apabila suatu negara memiliki sektor perikanan, dengan hasil utama yaitu ikan Bandeng.

Misalnya harga ikan bandeng adalah Rp.3000,- per ekor. Ikan tuna tersebut kemudian dijual ke perusahaan A untuk diolah menjadi produk lain dan diberi harga Rp.6000,-. Ikan Bandeng yang telah diolah tersebut kemudian dijual ke perusahaan B dengan harga Rp15.000,- untuk dijadikan produk baru.

Dari penjelasan ilustrasi tersebut, maka jumlah Pendapatan Nasional adalah Rp 15.000,- yang merupakan nilai akhir dari ikan bandeng tersebut. Nilai yang sama akan didapatkan dengan menjumlahkan nilai akhir dari produksi ikan tuna.

Jika Y = Nilai akhir, maka

Y = nilai tambah 1 + Nilai tambah 2 + … + Nilai tambah N

Pendekatan Pendapatan

Pendapatan Nasional dapat dihitung dengan menjumlahkan total imbal hasil dalam bentuk upah, sewa, bunga, dan laba.

Y = upah + sewa + bunga + laba

Pendekatan Pengeluaran

Pendekatan pengeluaran merupakan pendekatan yang dihitung dengan cara menjumlahkan semua pengeluaran berupa konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah, dan selisih ekspor dikurangi dengan impor.

Y = konsumsi + investasi + pengeluaran pemerintah + (ekspor – impor)

Manfaat Perhitungan Pendapatan Nasional

Perhitungan pendapatan nasional memiliki beberapa manfaat diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Guna mendapatakan informasi mengenai tingkat kemakmuran suatu negara.
  • Dapat membantu proses evaluasi kinerja perekonomian dalam skala tertentu.
  • Memberikan kemudahan dalam mengukur perubahan perekonomian suatu negara secara berkala.
  • Memberikan kemudahan dalam membandingkan kinerja ekonomi dari setiap sektor.
  • Dapat dijadikan sebagai ukuran kualitas hidup masyarakat suatu negara.
  • Dapat dijadikan sebagai ukuran perbandingan kinerja setiap negara.
  • Dapat dijadikan sebagai alat ukur perbandingan kualitas standar hidup suatu negara.
  • Dapat dijadikan sebagai indikator dan perbandingan tingkat pertumbuhan ekonomi dari waktu ke waktu.
  • Dapat dijadikan sebagai indikator dan perbandingan pertumbuhan ekonomi dan kekayaan suatu negara.

Baca juga :

Inilah penjelasan tentang pengertian pendapatan nasional, manfaat, konsep dan cara menghitungnya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua. 🙂 Simak dan terus support Ilmudefinisi.com ya karena kami akan membagikan informasi menarik setiap harinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *